Rumah Khas

Beberapa nama bangunan tempat tinggal bila dilihat dari bentuk atapnya, antara lain :
Suhunan Jolopong, Tagog Anjing, Badak Heuay, Parahu Kumureb dan Jubleg Nangkub.
Sedangkan kalau dilihat dari pintu masuknya dikenal pula rumah buka palayu dan buka pongpok.
Ruangan-ruangan yang ada pada bangunan rumah tradisional pada umumnya terdiri atas :

– Tepas (ruang depan).
– Tengah imah (ruang tengah/ruang keluarga).
– Pangkeng (kamar tidur).
– Pawon (dapur).
– Goah/padaringan (tempat menyimpan beras).
– Kamar cai (kamar mandi).

Umumnya rumah tradisional memiliki halaman depan, samping dan belakang, yang ditanami buah-buahan, bunga, tanaman bumbu atau apotik hidup.Rumah tradisional pada umumnya berbentuk panggung dengan tinggi kolong kira-kira 60 cm dari permukaan tanah. Bahan yang digunakan dalam membangun rumah tradisional adalah kerangka bangunan dibuat dari kayu, dinding terbuat dari bilik atap terbuat dari sirap atau injuk, lantai terbuat dari palupuh (bambo yang dilebarkan). Bagian kolong rumah biasa digunakan untuk beternak ayam atau menyimpan barang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: